Minggu, 25 September 2011

When You Love Someone

I love you but it’s not so easy to make you here with me
I wanna touch and hold you forever
But you’re still in my dream
And I can’t stand to wait ‘till nite is coming to my life
But I still have a time to break a silence

When you love someone
Just be brave to say that you want him to be with you
When you hold your love
Don’t ever let it go
Or you will loose your chance
To make your dreams come true…

I used to hide and watch you from a distance and i knew you realized
I was looking for a time to get closer at least to say… “hello”
And I can’t stand to wait your love is coming to my life


When you love someone
Just be brave to say that you want him to be with you
When you hold your love
Don’t ever let it go
Or you will loose your chance
To make your dreams come true…

And I never thought that I’m so strong
I stuck on you and wait so long
But when love comes it can’t be wrong
Don’t ever give up just try and try to get what you want
Cause love will find the way….
When you love someone
Just be brave to say that you want him to be with you
When you hold your love
Don’t ever let it go
Or you will loose your chance
To make your dreams come true…

Kamis, 22 September 2011

......

Ia muncul bagaikan sebuah kerikil kecil yang berevolusi menjadi sebongkah batu besar. Secara tiba-tiba dan tanpa diketahui. Kemunculannya tak pernah diharapkan namun begitu sangat membekas. Meninggalkan serpihan perih yang tak ingin dirasakan setiap insan manusia. Namun begitu, ia sangat berarti. Bersamanya kuhabiskan minggu sepiku. Bersamanya kuhabiskan waktu di sore hari hingga matahari terbenam. Tak jarang ia juga membantuku membunuh waktu kala malam tiba. Hal terindah yang pernah aku rasakan. Kala rasa rindu menjalar, ia hadir sebagai pengobat yang dahulu tak pernah aku temukan. Indah, sekaligus pedih. Betapa menyakitkannya menyadari hal ini tak berlangsung lama. Hanya sepersekian detik dari semua waktu yang aku punya. Bisa apalagi? Berharap ia kembali pun rasanya mustahil. Hanya bisa membayangkan, dan terus mengepak kenangan menjadi sebuah rangkaian indah kehidupan.
Semuanya telah terjadi, dan gak bisa terulang kembali. Sekeras apapun usaha itu sekuat apapun rintangan yang di hadapi, ia hanyalah sebuah masalalu. Ga akan pernah terulang lagi. Ga akan pernah. Selamanya.

untukmu, yg sempat menorehkan kebahagiaan singkat dalam hidupku.
mungkin kamu tidak akan pernah tau tulisan ini aku tujukan kepadamu.
kita hanya teman,
namun kehadiranmu terasa berbeda
dan aku bersyukur pernah merasakannya...

Senin, 05 September 2011

Bad Feeling


Lagi ga bisa ngomong banyak. Mungkin cuma gambar itu aja yang bisa mewakili perasaanku sekarang. Sebelumnya ga pernah kaya gini -_- ga pernah sampe se norak ini. Gatau harus ngapain, dan gatau harus gimana atas ini semua. Semakin hari malah semakin buat nyesek.

Pengen nangis, tapi ga bisa. Apa musti pake bawang dulu?

Kalo uda gini rasanya pengen ke bulan. Ga sanggup aja lagi tinggal di bumi ini.....
Mungkin lebih baik hidup bersama alien yang aneh daripada harus sama manusia yang bisanya cuma........ah entahlah~

Random banget ya kayanya -_-
Maaf deh kalo postingan kali ini nyemak, close aja.
Bye.

Rabu, 31 Agustus 2011

Happy Ied All \(^o^)/

"Biar telat yang penting ada"


Kami Upin Ipin, beserta akak kami kak Ros
Rini~~


Mengucapkan...

Mari saling bermaaf-maafan~

Yok mari habiskan lontong mamak~~jangan lupe minta THR juge ye! Lepas tu tabung! Laaagi kaye! Betul~Betul~Betul~

Sekian.

Senin, 29 Agustus 2011

Amazing Words!

Suasana malam itu sangat tenang. Di iringi dengan deru mesin kendaraan-kendaraan yang beralalu lalang, tak menjadi penghalang bagi ustad untuk menyampaikan isi ceramahnya. Malam itu aku sedang berada di sebuah mesjid yang tak jauh dari rumahku. Aku lupa tepatnya pada malam teraweh keberapa waktu itu, yang pasti kalimat dari ustad itu masih terngiang-ngiang jelas di ingatanku. Sebuah kalimat yang bagiku sungguh luar biasa makna yang terkandung di dalamnya.

Kala itu, aku mengambil shaf paling depan dengan lebih banyak ibu-ibu di samping kanan dan kiriku. Ya, aku yakin satu shaf ini akulah yang palig muda. Hehe. Tapi memang itulah kenyataannya. Sedikit sekali aku jumpai teman-teman sebayaku yang hadir pada malam itu. Tapi toh aku mengharapkan pahala disini, pikirku.

Ustad pun memulai ceramahnya dengan membaca Basmallah hingga akhirnya sampai pada satu kalimat itu. Suara nya memang kecil sekali tapi tak menjadi penghalangku untuk mengingat kalmiat itu hingga detik ini....Kalimat yang membuat aku tertegun.

"Terkadang, Allah memang tidak memberikan apa yang kita harapkan, tapi Allah selalu memberikan apa yang kita butuhkan"


Subhanallah...betapa luar biasanya kalimat itu.

Begitu luas makna yang terkandung di dalam kalimat ini. Kalimat ini bener-bener menjawab semua pertanyaan aku tentang harapan, mimpi, dan doa. Kalimat ini juga mampu membuat aku bangkit dari 'keterpurukan'. Kalimat ini juga buat aku yakin, kalau semua yang aku miliki itu adalah yang terbaik yang dikasih tuhan buat aku. Jadi, ga ada alasan aku untuk tidak bersyukur atas nikmat Allah. Aku juga gapunya alasan untuk terus 'mengeluh' kepada Allah.

Kalimat ini seperti mempunyai magnet yang sangat besar hingga hampir sepanjang ceramah, aku hanya memikirkan kalimat ini. Gimanapun, kalimat ini sudah merelung masuk kedalam jiwa ini dan akan aku jadikan tameng untuk menjalani hidup ini.

Tak terasa sang ustad mengakhiri ceramahnya malam ini. Namun, kalimat itu masih saja terus terngiang-ngiang di kepalaku. Dan sedetik baru kusadari, betapa aku sangat beruntung bisa datang teraweh hari ini. Dan kalimat itupun membuat aku tersenyum malam itu.

Thanks for everything you gave to me god...............

"Terkadang, Allah memang tidak memberikan apa yang kita harapkan, tapi Allah selalu memberikan apa yang kita butuhkan"

Sabtu, 20 Agustus 2011

Apajabolehdeh

Hai, halo, lagi bosen nih.
Hai, halo, lagi bosen nih.
Hai, halo, lagi bosen nih.
Hai, halo, lagi bosen nih.
Hai, halo, lagi bosen nih.
Kurang kerjaan? Emang.

Sebenernya masih sanggup nulis 5 kata itu sebanyak-banyaknya, bila perlu satu postingan isinya 5 kata itu aja pun sanggup. Tapi, berhubung dikarenakan adanya kode etik bagi para pengguna blogger yang mengatakan bahwa tidak lazimnya suatu postingan jikalau di dalamnya hanya terdapat kata-kata tidak penting, (kalimat macam apa ini -_-) maka niat mau posting tentang 5 kata ini pun saya urungkan.

Terus mau posting apa dong? Nah itudia, aku juga bingung.

Iya bingung gan, gatau kenapa. Bener-bener lagi bosan tingkat dewa. Mungkin faktor galau juga kaliya. Cemanalah, nasib punya suami yang tiga kali puasa, tiga kali lebaran, 3 kali tahun baruan ga pulang-pulang. Yah itulah derita batin jadi istri bang Toyib David ya gini. Apa? Ha? Gatau David siapa? Alah, ituloh David Archuleta. Masak gatau sih, gitu imutnyaaaaa~kasian deh.

Noh, supaya jelas aku kasi liat deh fotonya~~

Sudah? Jelas? Bagaimana? Apa? Ga kenal juga? Hah, bante deh -___-

Kok bisa Rin jadi istri dia? Entah, aku juga gatau.

Yah, Alhamdulillah yah, di bisa-bisa kan ajayah, namanya juga orang lagi suntuk, bosan, dan galau tingkat dewa~~~jadi, apapun bisa sama orang yang lagi ngerasain 3 hal itu. Ga percaya? Buktikan ajah~

Oke, baiklah daripada sebelum tahapa-hapa lagi yang aku bilang, mending postingan kali ini di akhiri ajadeh. Karena aku ga bakalan sanggup bikin postingan yang puaaaanjaaaaang gewla kaya sinetron Cinta Fitri. Oke krik-krik -___-

Oya sebelum aku akhiri, aku mau cerita sikit tentang mantan aku. Yah, mantan. Jangan sok terkejut gitu deh. Jadi, kemaren aku mention dia, aku bilang kaya gini ke dia.

@justinbieber : eh, kamu pernah makan sate padang ga? coba deh enak loh, Obama aja nagih~

Tapi yah Alhamdulillah yah, hubungan aku sama dia setelah udahan ga berjalan dengan baik jadi yah mention aku ga dibalesnya.

Aku di cuekin meeeen dicuekiiiiiin!

Baiklah, mungkin segini aja kegalau-an yang dapat aku torehkan, lebih dan kurang atau memang kurang waras harap di mengerti.

Sekian. Wassalam~



Rabu, 17 Agustus 2011

Selamat Ulang Tahun Negeriku

SELAMAT ULANG TAHUN NEGERI KU!

MERDEKA!!!
MERDEKA!!!
MERDEKA!!!

Mungkin adalah itu kata-kata yang pertama kali di ucapkan oleh para pejuang bangsa kita ketika pertama kalinya Indonesia mengibarkan sang saka merah putih. Kata-kata itu jugalah yang mengawali perjuangan bangsa ini dalam mengahadapi berbagai macam halangan dan rintangan selaku negara yang baru merdeka.

16 tahun sudah aku hidup di bumi pertiwi ini, menyaksikan pasang surut jayanya bangsa ini. Dan hari ini adalah hari ulang tahunnya yang ke 66. Negeri yang memiliki sumber daya alam yang melimpah ini, sangat di sayangkan masih harus disandingkan dengan kemiskinan yang tiada henti-hentinya. Negeri yang dulunya menjunjung tinggi rasa nasionalime dan kesatuan ini, kini sudah berbeda akibat rusaknya moral yang dimiliki oleh para pemerintah, terbukti dengan adanya kasus korupsi yang merajalela yang menimbulkan penderitaan bagi rakyat Indonesia.

Miris memang melihat nasib bangsa ini. Semangat juang para pahlawan-pahlawan berpuluh tahun silam pun tak menjadi sudut pandang pemimpin kita untuk menjadikan negeri ini menjadi negeri yang lebih makmur dari sebelumnya. Berkibarnya sang saka merah putih pun tak di hiraukan layaknya lambang negara ini tidak lah penting. Seruan merdeka yang dulu di nanti-nanti oleh rakyat Indonesia ketika di jajah bangsa lain pun tak menjadi penentu bangsa ini dapat sejahtera.

Wahai Indonesiaku, tahankah kau terhadap ini semua?
Sampai kapan engaku mau seperti ini bangsaku?

Di umurmu yang ke 66 tahun, aku hanya bisa berdoa semoga engkau menjadi negara yang lebih baik dari yang sebelumnya. Engkau menjadi bangsa yang maju! Bansa yang dapat mensejahterakan rakyat-rakyat Indonesia. Dan semoga engkau dapat kembali lagi menjadi bangsa yang di segani oleh bangsa-bangsa lain yang ada di dunia ini!

TERUS MAJU INDONESIAKU!!!
TERUSLAH BERKIBAR MERAH PUTIHKU!!!
GARUDA TETAP DI DADAKU!!!