Kamis, 01 Januari 2015
Selasa, 09 Desember 2014
Yes, i can!!
Di atas kesedihan ini, aku mencoba tersenyum.
Di balik rasa duka ini, aku berusaha tertawa.
Dan di balik kehilangan ini, AKU INGIN BANGKIT KEMBALI.
Bagaimanapun,
hidup ini terlalu singkat jika hanya dihabiskan untuk menangis.
Dan aku yakin,
orang-orang yang menyayangiku ingin melihatku bahagia.
maka,
tenanglah..
Sesulit apapun itu..
Aku pasti bisa melakukannya..
YES I CAN ! :D
I KNOW I CAN DO IT :D
:D
:D
:D
Di balik rasa duka ini, aku berusaha tertawa.
Dan di balik kehilangan ini, AKU INGIN BANGKIT KEMBALI.
Bagaimanapun,
hidup ini terlalu singkat jika hanya dihabiskan untuk menangis.
Dan aku yakin,
orang-orang yang menyayangiku ingin melihatku bahagia.
maka,
tenanglah..
Sesulit apapun itu..
Aku pasti bisa melakukannya..
YES I CAN ! :D
I KNOW I CAN DO IT :D
:D
:D
:D
Sabtu, 01 November 2014
When I...
Ketika aku sedang menulis ini..
aku sedang berada di dalam sebuah kerinduan yang teramat sangat,
rasa rindu yang bahkan tak bisa lagi dirangkai dengan kata-kata..
Ketika aku sedang menulis ini..
aku sedang berada di dalam sebuah kesedihan yang begitu menyesakkan,
kesedihan yang bahkan tak bisa di wakili oleh ribuan tetes air mata..
Ketika aku sedang menulis ini..
aku sedang berada di dalam sebuah kehilangan yang sangat menyakitkan,
kehilangan yang bahkan aku sendiri tak mengerti cara memahami nya..
Tuhan..
Sampaikan salam rindu untuk ayah ku di tempat terindah-Mu..
Aku begitu merindukan nya saat ini,
setiap nasehat,
setiap canda,
setiap amarah,
setiap senyum,
setiap tawa,
Aku ingin merasakan dan melihat lagi semua itu..
Tapi aku tau takdir-Mu telah terjadi dan tak dapat di ubah lagi..
Tuhan...
Aku sedih bukan karena aku masih tidak menerima kenyataan ini,
aku sedih hanya karena aku selalu terjebak dalam bayang-bayang kerinduan..
Tuhan...
Aku begitu kehilangan,
Kehilangan sesosok orang yang amat berharga di hidupku..
Semoga kelak engkau kembali mempertemukan kami di surga-Mu..
aku sedang berada di dalam sebuah kerinduan yang teramat sangat,
rasa rindu yang bahkan tak bisa lagi dirangkai dengan kata-kata..
Ketika aku sedang menulis ini..
aku sedang berada di dalam sebuah kesedihan yang begitu menyesakkan,
kesedihan yang bahkan tak bisa di wakili oleh ribuan tetes air mata..
Ketika aku sedang menulis ini..
aku sedang berada di dalam sebuah kehilangan yang sangat menyakitkan,
kehilangan yang bahkan aku sendiri tak mengerti cara memahami nya..
Tuhan..
Sampaikan salam rindu untuk ayah ku di tempat terindah-Mu..
Aku begitu merindukan nya saat ini,
setiap nasehat,
setiap canda,
setiap amarah,
setiap senyum,
setiap tawa,
Aku ingin merasakan dan melihat lagi semua itu..
Tapi aku tau takdir-Mu telah terjadi dan tak dapat di ubah lagi..
Tuhan...
Aku sedih bukan karena aku masih tidak menerima kenyataan ini,
aku sedih hanya karena aku selalu terjebak dalam bayang-bayang kerinduan..
Tuhan...
Aku begitu kehilangan,
Kehilangan sesosok orang yang amat berharga di hidupku..
Semoga kelak engkau kembali mempertemukan kami di surga-Mu..
Senin, 13 Oktober 2014
Sampai bertemu di Surga, Pak..
Kehilangan itu memang menyakitkan.
Tapi sebagai hamba-Nya aku tidak bisa berbuat apa-apa, karena semua adalah milik-Nya.
Tidak pernah terbayangkan sebelumnya, bahwa di umur yang masih belia ini, aku akan kehilangan sosok seorang Ayah.
Tidak pernah aku duga sebelumnya, bahwa di tahun ini aku tidak akan bisa melihat lagi senyum dan tawa dari sosok seorang Ayah.
Tidak pernah terbesit sedikitpun sebelumnya, bahwa untuk selanjutnya aku akan menjalani sisa hidup tanpa sosok seorang Ayah.
Bagaimanapun, aku percaya bahwa takdir-Mu adalah sempurna.
Engkau maha sebaik-baiknya pembuat rencana.
Dan aku yakin, Engkau memanggilnya karena Engkau sangat menyanyanginya..
Selamat jalan, Pak..
Tak terhitung banyaknya tetes air mata yang telah jatuh untuk melepas kepergianmu..
Tak ada satupun kata yang sanggup menggambarkan kerinduan ini..
Terimakasih telah melimpahiku dengan kasih sayang selama 20 tahun ini, Pak..
Terimakasih telah mendidik dan mengajari ku tentang makna kehidupan..
Terimakasih untuk setiap keinginanku yang selalu kau penuhi..
Terimakasih untuk setiap nasehat-nasehat yang sungguh berharga itu..
Terimakasih telah menjadi Ayah yang hebat dan sempurna buat ku..
Semoga engkau tenang disana..
Aku disini akan selalu mendoakanmu..
:'')
Tapi sebagai hamba-Nya aku tidak bisa berbuat apa-apa, karena semua adalah milik-Nya.
Tidak pernah terbayangkan sebelumnya, bahwa di umur yang masih belia ini, aku akan kehilangan sosok seorang Ayah.
Tidak pernah aku duga sebelumnya, bahwa di tahun ini aku tidak akan bisa melihat lagi senyum dan tawa dari sosok seorang Ayah.
Tidak pernah terbesit sedikitpun sebelumnya, bahwa untuk selanjutnya aku akan menjalani sisa hidup tanpa sosok seorang Ayah.
Bagaimanapun, aku percaya bahwa takdir-Mu adalah sempurna.
Engkau maha sebaik-baiknya pembuat rencana.
Dan aku yakin, Engkau memanggilnya karena Engkau sangat menyanyanginya..
Selamat jalan, Pak..
Tak terhitung banyaknya tetes air mata yang telah jatuh untuk melepas kepergianmu..
Tak ada satupun kata yang sanggup menggambarkan kerinduan ini..
Terimakasih telah melimpahiku dengan kasih sayang selama 20 tahun ini, Pak..
Terimakasih telah mendidik dan mengajari ku tentang makna kehidupan..
Terimakasih untuk setiap nasehat-nasehat yang sungguh berharga itu..
Terimakasih telah menjadi Ayah yang hebat dan sempurna buat ku..
Semoga engkau tenang disana..
Aku disini akan selalu mendoakanmu..
:'')
Salam rindu,
Dari gadis kecilmu yang manja..
Minggu, 07 September 2014
Sesuai dengan fikiran dan isi hati..
"Jika dua orang memang benar-benar menyukai satu sama lain, bukan berarti mereka harus bersama saat ini juga.
Tunggulah di waktu yang tepat saat semua memang sudah siap, maka kebersamaan itu bisa menjadi hadiah yang hebat bagi orang-orang yang bersabar.
Sementara menanti, sibukkanlah diri untuk menjadi lebih baik.
Waktu dan jarak akan menyingkap rahasia besarnya, apakah rasa suka itu semakin besar, atau semakin memudar."
-Tere Liye
Tunggulah di waktu yang tepat saat semua memang sudah siap, maka kebersamaan itu bisa menjadi hadiah yang hebat bagi orang-orang yang bersabar.
Sementara menanti, sibukkanlah diri untuk menjadi lebih baik.
Waktu dan jarak akan menyingkap rahasia besarnya, apakah rasa suka itu semakin besar, atau semakin memudar."
-Tere Liye
Sabtu, 30 Agustus 2014
Edisi curhat tentang mantan pacar._.v
Aku sudah lupa kapan terakhir kali aku menyentuh laptop Acer kesayangan aku ini. Bahkan aku lupa kalau aku memiliki sebuah laptop dengan layar 10''. Namun hari ini, di malam yang begitu sunyi...aku kembali bertatap muka dengan Reca, laptop kesayangan ku (atau kalau dulu pacar nomor 2, tapi sekarang posisinya sudah tergantikan oleh yang lain).
Baiklah.
Lama tidak berinteraksi dengan Reca, membuatku tersadar bahwa aku sangat merindukan nya. Kulit nya yang berwarna biru campur hitam ini ternyata sudah mulai kusam. Meskipun biru bukan warna kesukaanku..tapi aku tetap menyayangi Reca apa adanya..
Layar di wajah Reca juga sudah berdebu...sudah mulai banyak goresan-goresan halus di permukaan kulit nya..dan itu membuat ku tersadar bahwa ternyata sudah sangat lama aku mengabaikan nya..
Ah, maafkan aku Reca..
Aku terlalu sibuk dengan dunia kampusku yang begitu menyita waktu. Sampai-sampai aku melupakan akan hadirmu. Oh ya ampun, sungguh tega diriku..
Semenjak kau semakin lemot...aku sudah jarang menggunakan mu tidak lain hanyalah untuk efesiensi waktu semata..
Namun di lubuk hatiku yang terdalam, kau tetaplah yang teristimewa...
Begitu banyak kenangan kita bersama, dan begitu pula kenangan lain dalam hidupku, kaulah yang menyimpan itu semua dalam bentuk foto ataupun video, itulah alasan mengapa aku mengatakan kau begitu penting..dan aku tidak ingin sesuatu terjadi pada dirimu..
Tetaplah dalam kondisi yang sehat, ya Reca..
Meskipun kita tidak selalu bersama, tapi aku selalu mendoakanmu..
Mungkin sampai disini saja ku curahkan isi hati ini tentang Reca, laptop kesayangan ku yang terabaikan.
Sudah saat nya aku kembali melanjutkan aktivitas ku yang tertunda, yaitu mengerjakan LPJ Bidang Internal KOHATI. Saya sebagai Kabid (tanpa wasekum-__-) merasa tersiksa harus mengerjakan ini sendirian..tapi tak apalah, sudah terbiasa.
Aku juga heran kenapa tiba-tiba jadi ngeblog terus curhat tentang Reca-__-
Maafkan, mungkin ini efek yang timbul disaat ingin mengerjakan LPJ yang begitu mengahantui ini.
Baiklah, sekian dulu perjumpaan kita.
Sampai ketemu lagi di curhatan ga penting saya lainnya.
Saya, Rini Anggreini, mahasiswi semester 5 FH USU, pamit undur diri.
Sekian, wassalamualaikum.
Peace, love, en gawl.
nb : yang gatau lpj itu apa, kepanjangan nya adalah Laporan Pertanggungjawaban. Yang gatau Kabid itu apa, kepanjangan nya adalah ketua bidang. Yang gatau wasekum itu apa, kepanjangan nya adalah Wakil sekretaris umum. Yang gatau KOHATI itu apa, silahkan search di google.
Bye.
Baiklah.
Lama tidak berinteraksi dengan Reca, membuatku tersadar bahwa aku sangat merindukan nya. Kulit nya yang berwarna biru campur hitam ini ternyata sudah mulai kusam. Meskipun biru bukan warna kesukaanku..tapi aku tetap menyayangi Reca apa adanya..
Layar di wajah Reca juga sudah berdebu...sudah mulai banyak goresan-goresan halus di permukaan kulit nya..dan itu membuat ku tersadar bahwa ternyata sudah sangat lama aku mengabaikan nya..
Ah, maafkan aku Reca..
Aku terlalu sibuk dengan dunia kampusku yang begitu menyita waktu. Sampai-sampai aku melupakan akan hadirmu. Oh ya ampun, sungguh tega diriku..
Semenjak kau semakin lemot...aku sudah jarang menggunakan mu tidak lain hanyalah untuk efesiensi waktu semata..
Namun di lubuk hatiku yang terdalam, kau tetaplah yang teristimewa...
Begitu banyak kenangan kita bersama, dan begitu pula kenangan lain dalam hidupku, kaulah yang menyimpan itu semua dalam bentuk foto ataupun video, itulah alasan mengapa aku mengatakan kau begitu penting..dan aku tidak ingin sesuatu terjadi pada dirimu..
Tetaplah dalam kondisi yang sehat, ya Reca..
Meskipun kita tidak selalu bersama, tapi aku selalu mendoakanmu..
Mungkin sampai disini saja ku curahkan isi hati ini tentang Reca, laptop kesayangan ku yang terabaikan.
Sudah saat nya aku kembali melanjutkan aktivitas ku yang tertunda, yaitu mengerjakan LPJ Bidang Internal KOHATI. Saya sebagai Kabid (tanpa wasekum-__-) merasa tersiksa harus mengerjakan ini sendirian..tapi tak apalah, sudah terbiasa.
Aku juga heran kenapa tiba-tiba jadi ngeblog terus curhat tentang Reca-__-
Maafkan, mungkin ini efek yang timbul disaat ingin mengerjakan LPJ yang begitu mengahantui ini.
Baiklah, sekian dulu perjumpaan kita.
Sampai ketemu lagi di curhatan ga penting saya lainnya.
Saya, Rini Anggreini, mahasiswi semester 5 FH USU, pamit undur diri.
Sekian, wassalamualaikum.
Peace, love, en gawl.
nb : yang gatau lpj itu apa, kepanjangan nya adalah Laporan Pertanggungjawaban. Yang gatau Kabid itu apa, kepanjangan nya adalah ketua bidang. Yang gatau wasekum itu apa, kepanjangan nya adalah Wakil sekretaris umum. Yang gatau KOHATI itu apa, silahkan search di google.
Bye.
Sabtu, 07 Juni 2014
Rangkaian kalimat yang begitu mengagumkan..
"Jika belum siap melangkah dengan seseorang, cukup cintai dia dengan diamnya kita.
Karena diamnya kita adalah bukti cinta kita kepadanya, dengan begitulah kita memuliakan dirinya.
Sebagaimana Fatimah Azzahra dan Ali Bin Abi Thalib yang diam dalam cinta, namun pada akhirnya mereka bersanding dalam pelaminan.
Jadi bersabarlah dalam diamnya kita, karena tulang rusuk takkan pernah tertukar."
-anonymous
Langganan:
Postingan (Atom)


